Minyak Kelapa Murni (VCO) saat ini sedang dikembangkan di Wilayah Selatan Nagekeo. kebijakan yang tepat dengan potensi lokal yang dimilki. Keo Tengah mungkin tidak berlebihan bila kita menjuluki ” BUMI SEJUTA KELAPA”. ada dua desa yang menjadi sasaran program pengembangan dan produksi VCO. ini juga hal yang baik, karena alasan pertama bisa mempertahankan harga di pasar karena produk (VCO) yang diproduksi tidak banyak. kedua adalah pemerataan kebijakan karena selain potensi kelapa yang dimiliki juga potensi komoditi pertanian lainnya dan juga tenun songket Nagekeo.
kembali ke VCO. saya yakin pasti limbah VCO dibuang atau dijadikan minuman ternak, kambing, babi, sapi maupun kerbau. setelah dilakukan uji coba ternyata limbah VCO (ae silo dalam bahasa lokal keo) bisa kita manfaatkan untuk membuat sirup VCO. penamaan ini karena bahannya berasal dari limbah VCO.
kalau hal ini bisa kita lakukan maka nilai yang dimiliki kepala akan menjadi sangat tinggi…