Siang itu sang surya sangat bersahabt sekali dengan seluruh penghuni bumi. dia menyentuh lembut penuh kehangatan. kupu-kupu terbang bagai menyambut kehadiran saya dan teman-teman. burung-burung yang tak ku kenal namanya berterbangan ria menghiasi awan nan biru. di sisi kanan kiri jalan berebaris rumah-rumah penduduk yang beratap daun, serta berdinding pelepah kelapa.
pada setiap halaman rumah tampak bocah-bocah kecil bermain dengan penuh kepolosan dan keriangan. kira-kira itulah kata-kata yang bisa diuaraikan untuk menggambarkan indahnya perjalanan kami ke sebuah lokasi di pulau timor.
cerita tentang pulau yang identik dengan pulau karang adalah sebuah pengalaman menarik yang aku alami. konon katanya pulau timor awalnya adalah lautan. akan tetapi setiap tahun senantiasa menampakan keindahannya. percaya tidak percaya cerita ini mendekati kebenaran. hal ini bisa kita lihat melalui jejak fosil-fosil binatang laut seperti karang atau kima yang kita temukan di pedalaman pulau timor jika kita menggali batu-batu karang.
dengan cerita yang penuh mitos ini, ternyata pulau timor menyimpan potensi logam yang amat disukai oleh industri keruk. mereka tidak segan-segan mengajak rakyat untuk mengelola potensi ini.
banyak perdebatan pada ranah ini. ada kelompok yang pro ada pula yang kontra. semuanya mengatasnamakan rakyat. saya selaku orang yang tidak pro tambang logam (mangan) di pulau timor berpendapat demikian. kalaupun alasan stakeholder lokal adalah menambang mangan untuk kesejahteraan rakyat maka ini adalah buktinya nyata pemangku kepentingan lokal di NTT dan Pulau Timor lari dari kegagalan yang diciptakan. mereka dengan sadar mongkonversi lahan pertanian dan peternakan menjadi lahan pertambangan yang memiliki daya rusak yang amat sangat. sebagai orang yang awan tentang tambang saya hanya bisa bertanya, apakah mereka pernah melihat kepulauan bangka belitung yang dulunya rakyat sangat tergantung dengan timah sekarang mereka bergantung pada apa dan siapa? karena saat ini deposit timah yang tersedia telah habis. maukah kita di NTT (Pulau Timor) menjadi bangka belitung? semuanya kita pasti memiliki jawabannya.
pernahkah kita lirik potensi wisata yang indah di pesisir pulau Timor? mari kita dukung pembangunan yang peduli generasi. sehingga anak cucu kita tidak hanya menikmati indah pulau-pulau di NTT lewat narasi-narasi yang ditutur kepada mereka.